Welcome to KOMPAS GRAMEDIA Internet Lounge.

Your employee login is required to grant access to internal system.

3K PINDAH KANTOR

BULETIN INFO KITA - April

BOBO 45 TAHUN #AKUBACAAKUTAHU

Sejak pertama kali datang menyapa anak-anak Indonesia di tahun 1973, Bobo cepat sekali mendapat tempat di hati pembacanya. Bahasa si kelinci ini, ketika itu, masih harus diterjemahkan dari bahasa Belanda. 

Bobo adalah majalah lisensi dari penerbit di Negeri Kincir Angin bernama Oberon BV. Karena majalah Bobo Belanda terbit dwi mingguan sementara Bobo Indonesia berformat mingguan lama-kelamaan Bobo Indonesia lantas digarap oleh redaksi lokal. Artikel fiksi dan nonfiksi, sampai ilustrasi dikerjakan sendiri. Dari Bobo Belanda pun belum ada standar karakter, sehingga kemudian karakter Bobo sekeluarga hasil kreasi ilustrasi yang berkantor di Palmerah Selatan jadi berkembang sendiri, tidak sama dengan yang diakrabi oleh anak-anak TK Belanda. 
Anak TK? Ya, majalah Bobo Indonesia ikut berkembang, bukan lagi untuk anak umur taman kanak-kanak melainkan lebih pas bagi anak usia sekolah dasar.
Sampai kini Bobo adalah satu-satunya majalah anak di Tanah Air ini yang selama bergenerasi telah menjadi bagian penting kehidupan banyak sekali anak Indonesia. Generasi awal pembaca Bobo di Indonesia banyak pula yang sekarang sudah bercucu, dan si cucu sudah juga mulai diperkenalkan oleh kakek-neneknya pada Bobo sekeluarga. Termasuk dengan Oki dan Nirmala, Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang. Siapa masih ingat Paman Kikuk? Atau Siti Sirik?
Tanggal 14 April kemarin majalah Bobo menginjak umur 45 tahun. Acara simpel yang ceria penuh suasana kekeluargaan diadakan di kantor redaksi di Jalan Panjang, Rabu 18 April. Untuk mengingat perjalanan Bobo selama ini diputarkan video pendek tentang sosok perintis dan pemimpin redaksi pertama majalah ini di Indonesia, almarhumah Tienneke Latumeten atau yang dahulu akrab dipanggil Zus Tien oleh segenap warga KG. 

Bobo Digital
Usia panjang menandakan majalah Bobo ikut perkembangan zaman, dan edisi digital Bobo.id sudah diluncurkan. Demi anak-anak Indonesia Bobo rela tidak berpenampilan bagai kelinci setengah baya, tapi sebagai sahabat yang baik Bobo pun turut menyesuaikan diri agar juga dapat ditemui di halaman digital anak-anak Indonesia masa kini. 
Namun pesan yang disampaikan oleh Pemred majalah Bobo sekarang, Lucy Triundari, adalah yang menjadi pusat perhatian perayaan ulang tahun ini: Mari kita lebih rajin mengajak putra-putri di rumah, juga anak-anak di sekitar kita membaca. Dengan membaca aku tahu tentang lebih banyak hal. (Nana, foto: dok. Bobo)

Paskah Kompas Gramedia 2018

Suara merdu Angelicha Adonia, putri karyawan KG, dan PS Karyawan KG yang tergabung dalam KG Bermazmur serta iringan KG Bermusik membuka Perayaaan Paskah...

Nulis Kreatif Bareng InfoKita

Belajar, asal dilakukan dengan senang dan tidak terpaksa, biasanya memang lebih terasa manfaatnya. Apalagi kalau bahan pelajarannya bisa langsung diterapkan...
© 1963 - 2018  Kompas Gramedia - All rights reserved