Welcome to KOMPAS GRAMEDIA Internet Lounge.

Your employee login is required to grant access to internal system.

PENGAWAL DEMOKRASI

BULETIN INFO KITA - Juni

HITUNG CEPAT PILKADA SERENTAK 2018

Antara lain sebagai wujud jurnalisme presisi, hitung cepat hasil pemilihan kepala daerah digelar di Palmerah. Tentunya sekaligus dengan semangat mengawal proses demokrasi di Tanah Air. 

Untuk ke-12 kalinya Litbang Kompas, sebagai lembaga penelitian tepercaya, kembali menyelenggarakan hitung cepat. Tahun ini untuk Pilkada Serentak 2018 yang diadakan di 171 daerah, penghitungan yang dilakukan di war room Palmerah Selatan mencakup pilkada tiga provinsi sekaligus yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.  
Menurut penjelasan Pemred Harian KOMPAS Budiman Tanuredjo, Rabu, 27 Juni di ruang Quick Count yang menempati lokasi lama Redaksi Harian KOMPAS di lantai 3 Gedung Palmerah Selatan, hitung cepat dilakukan oleh KOMPAS guna memenuhi hak publik untuk mendapatkan informasi hasil pemilihan sesegera mungkin, dengan metodologi yang terbuka dan bisa diaudit. Quick Count atau QC ini juga dilangsungkan sebagai layanan bagi masyarakat terutama para pembaca setia Harian KOMPAS
Hitung cepat ini melibatkan kerja sama dengan banyak perguruan tinggi melalui para mahasiswa yang menjadi relawan. Proses hitung cepat setiap provinsi membutuhkan 400 orang untuk membantu tim inti hitung cepat mendapatkan data yang dibutuhkan. Litbang Kompas memiliki basis data sendiri dalam menentukan kriteria mahasiswa mana saja yang sekiranya kredibel dalam melakukan tugas sebagai relawan. Relawan yang lolos kualifikasi ditugaskan untuk mengunjungi tiap lokasi yang telah ditetapkan setelah diberi pengarahan oleh tim Litbang Kompas mengenai  tugas yang akan dijalankan. 
Dinyatakan oleh GM Litbang Kompas Harianto Santoso rekrutmen relawan hitung cepat memiliki kriteria dan prasyarat antara lain dilihat dari minat mahasiswa itu sendiri, apakah mahasiswa calon relawan memiliki ketertarikan atau menyukai hal-hal berbau sosial politik terutama terkait proses pilkada. Prasyarat lain yang diperhatikan adalah pengetahuan dan minat calon relawan di bidang statistik atau pengolahan data numerik. Terakhir, relawan harus punya ponsel pintar sendiri untuk menjadi alat bantu memperoleh hasil di tiap TPS. Alat yang digunakan oleh relawan adalah ODK Collect Kit, aplikasi yang dapat diunduh melalui Playstore.
Proses QC kali ini mempekerjakan 1.500 relawan di setiap provinsi yang diliput, satu orang relawan per satu TPS. Selain wajib memperoleh data pada TPS tempat bertugas, para relawan juga diwajibkan mewawancarai empat orang pemilih pada TPS tersebut. Sebagai back up plan, Litbang Kompas menyusun organisasi yang memastikan apabila data di tiap provinsi tidak dapat dikirimkan ke kantor pusat. 
Hadir mengikuti proses QC di Palmerah CEO KG Lilik Oetama, Komisaris Aktif Irwan Oetama, dan Direktur Komunikasi Korporat Rusdi Amral. Tim dari Komisi Penyiaran Indonesia juga mengawasi jalannya siaran langsung dari Lantai 3 Palsel dan Menara Kompas, bersama alumni Oxford Inggris yang memenuhi undangan Litbang Kompas untuk dapat mengamati dari dekat proses hitung cepat. 
Seperti hitung cepat yang dilakukan sebelumnya, termasuk untuk Pilpres 2014, QC Pilkada Serentak 2018 di Palmerah ini melibatkan pula kerja sama media KG. Selain Harian KOMPAS dan Kompas.id, liputan di daerah-daerah pemilihan lainnya dilakukan secara tak terputus oleh KompasTV, Kompas.com, dan Sonora FM. Dengan manpower sebanyak 25 orang, Sonora FM terjun di 16 daerah dan kota, menyiarkan laporan langsung dari Jakarta, Semarang, Bandung, Surabaya, Medan, Solo, Pontianak, Palembang, Bangka Belitung, Bali, Pekanbaru, Banjarmasin, Aceh, Lampung, Purwokerto, dan Makassar, tayang di seluruh jaringan Sonora Network. (Nana, Agatha, dok. foto: Sujari)

Pelepasan Tim Liputan MUDIK GESIT KG 2018

Aksi Polisi Cilik (Pocil) Korlantas Polri memperagakan baris-berbaris membuka acara pelepasan tim liputan mudik KG “Mudik Gesit 2018“ di depan...

PAKET ISTIMEWA DARI ISTANA NEGARA untuk Amaris Ambon

Pada 14 Februari, Amaris Hotel Ambon mendapat kehormatan menjamu tamu istimewa. Senin, 21 Mei datanglah kemudian paket istimewa dari kantor Sekretaris...
© 1963 - 2018  Kompas Gramedia - All rights reserved