ANUGERAH OLAH RAGA INDONESIA XXIX

Para atlet elite Indonesia yang berprestasi di turnamen bergengsi pada 2016, mengisi daftar juara Anugerah Olah Raga Indonesia (AORI) XXIX versi pilihan pembaca Tabloid BOLA. Para pemenang terpilih melalui proses pemungutan suara (polling) di situs www.juara.net.

AORI merupakan ajang tahunan yang telah digelar sejak 1989. Para atlet yang masuk dalam nominasi adalah para atlet berprestasi di tahun sebelumnya. AORI telah menjadi tradisi yang digelar sekaligus sebagai peringatan hari jadi Tabloid BOLA. Malam penganugerahan AORI diselenggarakan pada Jumat, 3 Maret 2017, di Hotel Santika Premiere, Jakarta.

“Setiap kali AORI menjelang, saat itu pula semua keluarga besar BOLA bangga. Bangga karena kami masih mampu melanggengkan acara ini dan kini sudah berlangsung selama hampir tiga dekade tanpa henti,“ ujar Pemimpin Redaksi Tabloid BOLA, Arief Kurniawan.

“AORI XXIX pastilah dihiasi oleh prestasi para atlet dan pelatih yang gemilang di Olimpiade Rio 2016. Karena tidak ada event yang lebih besar dibanding itu. Selamat kepada mereka yang terpilih dan semoga prestasi itu akan jadi pemicu bagi atlet lain untuk lebih baik sehingga akhirnya lebih membuat bangga bangsa Indonesia pada tahun-tahun mendatang,“ tutur Arief.

Berdasarkan polling, para pembaca BOLA memilih Eko Yuli Irawan (angkat besi) dan Sri Wahyuni Agustiani (angkat besi) sebagai Atlet Putra dan Atlet Putri Terbaik. Keduanya merupakan penyumbang medali perak Olimpiade Rio 2016.

Eko Yuli mengalahkan para nomine lain di kategori putra seperti Daud Jordan (tinju), La Memo (dayung), Tantowi Ahmad (bulu tangkis), dan Aero Sutan Aswar (Jetski). Bagi Eko, tak mudah memenangi AORI.

“Hampir setiap tahun saya masuk nominasi, tapi baru kali ini menang. Saya senang, bisa mendapatkan penghargaan dari tabloid yang konsisten terhadap olahraga. Setidaknya, masyarakat kini lebih mengenal cabang kami,“ tutur peraih perak angkat besi Olimipiade Rio de Janeiro 2016 itu.

Sementara itu, Sri Wahyuni unggul atas Lindswell Kwok (wushu), Liliyana Natsir (bulu tangkis), Citra Adisti (futsal), dan Dewi Yuliawati (dayung).
Untuk kategori Pelatih Terbaik, Richard Mainaky mengalahkan para nomine lain, yakni Alfred Riedl (sepak bola), Dirdja Wiharja (angkat besi), Andre Picesa (futsal), Boudewijn van Opstal (dayung), Craig Christian (tinju), dan Ibarsyah Djanu Tjahyono (bola voli).

Menurut Richard, penghargaan ini memberikan suntikan semangat dalam melatih. “Dengan penghargaan ini saya termotivasi untuk membuat gelar lebih banyak lagi,“ tutur Richard.

Kategori Tim Terbaik diraih oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka mengalahkan timnas sepak bola, Jaya Kencana Angel (futsal), tim panahan putra, Persipura Jayapura (sepak bola), CLS Knights Surabaya (basket), Surabaya Samator (bola voli), dan Jakarta Elektrik PLN (bola voli).

Untuk kategori Atlet Favorit, dimenangkan oleh kapten timnas Boaz Solossa (sepak bola), sedangkan Lifetime Achievement diberikan kepada Paulus Pesurnay yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan olahraga Indonesia sejak dia masih muda hingga kini berusia 75 tahun.

“AORI XXIX adalah bukti konsistensi BOLA sebagai media olahraga tertua dan terbesar dalam mendukung dan mengapresiasi para insan olahraga Indonesia. Kami mengharapkan anugerah ini bisa memotivasi para atlet untuk semakin berprestasi,“ kata Ketua Panitia AORI XXIX, Aprelia Wulansari.

Terdapat satu kategori tambahan bernama Special Award yang merupakan anugerah kedua setelah 2013. Penghargaan tersebut diberikan kepada Ni Nengah Widiasih yang berhasil menyabet medali perunggu angkat berat putri kelas 41 kilogram di Paralimpiade 2016.

www.juara.net

Pojok Baca di Lapas

Kendati harus menjalani masa hukuman, bukan berarti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kehilangan hak untuk memperluas pengetahuan melalui literatur yang...

Kompasianival "Kolaborasi Generasi"

Kompasianival, ajang kopi darat terbesar blogger dan netizen di Indonesia, masuk penyelenggaraan tahun ke-7 dengan tema "Kolaborasi Generasi", Sabtu 21...

Dendang Kencana 2017

Program Dedang Kencana 2017 memahami peran penting guru seni musik bagi anak-anak TK dan SD. Serangkaian pelatihan Musik, Vokal, dan Gerak digelar di Jakarta,...

Kompas.id Kini Hadir bagi Anggota GarudaMiles

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berada di pesawat menuju suatu tempat. Salah satunya membaca bacaan favorit atau bahkan membaca berita dari...

VIK Kompas.com Raih Penghargaan

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produksi Kompas.com, berhasil meraih penghargaan "Best Website" kategori News/Entertaiment dalam ajang...

Ramenya 17-an Bareng Motion Radio

Bekerjasama dengan TransJakarta kembali dihadirkan “Nomaden Music Shelter Selebrasi 17A-an“. Digelar di Shelter Sarinah, Jakarta, jam 07.00...

#AkuBaca: Investasi Masa Depan

Membaca ibaratnya sudah menjadi fitrah manusia. Kompas Gramedia mengajak setiap individu Tanah Air untuk menyadari pentingnya membaca.

Ode Bulan Agustus #3: Bernyanyi Untuk Negeri

Mengutip kata Direktur Program Bentara Budaya Frans Sartono program tahunan Ode Bulan Agustus adalah semacam tujuhbelasan ala Bentara Budaya. Ode, atau...

Ulang Tahun Radio Sonora ke-45

Menginjak usia ke-45 tahun Radio Sonora mengadakan acara syukuran sederhana di Gedung Perintis Lt 5 Jl Kebahagiaan No.4-14 Krukut, Jakarta Barat. Meski...

GM Baru Santika Premiere Slipi Jakarta

Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta memiliki wajah baru dengan sentuhan warna berbeda dengan resminya General Manager baru, Guido Andriano.
© 1963 - 2017  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia