DENDANG KENCANA 2017: LAGU UNTUK ANAKKU

Lomba paduan suara tingkat TK dan SD “Dendang Kencana“ yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia sejak tahun 1990 hingga 1996 kembali dihadirkan.

Dendang berarti nyanyian riang, kencana berarti emas. Menurut AT Mahmud, pencipta lagu dan pemberi nama itu, ungkapan perasaan yang jujur, senang, dan gembira dimiliki oleh anak-anak bersuara emas melalui nyanyian mereka. Lagu tema “Dendang Kencana“ juga ciptaan Pak AT Mahmud.
Animo sekolah yang berpartisipasi cukup besar, sehingga pada penyelenggaraan Dendang Kencana ke-IV dilengkapi workshop musik dan vokal untuk guru kesenian TK dan SD dengan materi pengetahuan dasar cara bernyanyi yang baik dalam paduan suara.
Dendang Kencana tahun ini pun dilengkapi rangkaian kegiatan yang diawali Workshop Cipta Lagu Anak, Lomba Cipta Lagu Anak, lalu Workshop Musik, Vokal dan Gerak, diakhiri dengan Lomba Paduan Suara Anak TK-SD. Seluruhnya diselenggarakan di empat kota: Jakarta, Jogja, Surabaya, dan Bali, dengan maksud utama membekali para tenaga pendidik agar dapat mencipta lagu dengan baik, menghasilkan lagu sesuai usia tumbuh kembang anak.
Saat membuka Workshop Cipta Lagu Anak untuk guru TK-SD, sekaligus sebagai pembukaan rangkaian acara Dendang Kencana 2017 – Lagu Untuk Anakku, April kemarin Direktur Eksekutif Bentara Budaya Frans Sartono selaku Steering Committee menjelaskan bahwa lagu anak pada masanya telah membawa kenangan indah dan berdampak positif bagi anak-anak yang sekarang sudah dewasa atau bahkan sudah mempunyai anak. “Indonesia butuh lagu anak berkualitas tinggi sebagai sarana mendidik dan memberi arahan positif bagi kehidupan anak-anak bangsa. Dendang Kencana di tahun 2017 ini kembali digerakkan oleh Kompas Gramedia agar para guru dapat menggali ilmu dari para pemateri, lalu sama-sama bergerak menciptakan lagu-lagu dan akan kita bagikan, kita persembahkan bagi anak Indonesia,“ terang Frans Sartono. Pemateri pada workshop ini adalah Dian HP (komposer & produser) dan Caecilia Hardiarini (Dosen Seni Musik UNJ).
Lomba Cipta Lagu Anak kategori TK-SD diikuti oleh 351 guru dari 22 provinsi dengan total karya yang diterima panitia sebanyak 669 lagu. Terpilih 10 lagu kategori TK dan 10 lagu kategori SD yang akan digunakan sebagai materi lomba paduan suara anak. Acara penganugerahan dilaksanakan di BBJ 27 Juli lalu, menghadirkan para guru yang karyanya terpilih untuk dihadiahi uang 10 juta rupiah serta pendaftaran karya secara resmi ke Badan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) melalui Departemen Legal KG. Hadir di acara ini Dirjen Kebudayaan RI Dr. Hilmar Farid, psikolog Ratih Ibrahim, serta mantan penyanyi cilik Indonesia Chicha Koeswoyo di antara para tokoh pemerhati lagu anak lainnya.
Tahapan kegiatan di bulan Agustus ini sampai pada Workshop Vokal, Musik & Gerak untuk guru di Denpasar, Jakarta, Surabaya, dan Jogja. Materi dibawakan oleh Aning Katamsi (penyanyi & pelatih vokal) dan Sonia N. Simanjuntak (pelatih vokal & koreografer paduan suara anak). “Keharmonisan antara musik, vokal, dan gerak merupakan elemen penting demi eloknya penampilan sebuah paduan suara, terlebih paduan suara anak yang karakter vokalnya terbilang khas dan gerak tubuh yang dinamis. Butuh cara latihan khusus,“ terang Paulina Dinartisti, Ketua Panitia Dendang Kencana 2017.
Anak-anak masa kini yang kebanyakan menyanyikan lagu dewasa menjadi keprihatinan tersendiri. Kompas Gramedia memberikan sarana agar para guru dapat mencipta lagu anak agar anak Indonesia mendapatkan haknya menikmati serta menyanyikan lagu sesuai perkembangan usianya. Dendang Kencana diharapkan dapat menjadi momentum yang tepat untuk mewujudkan keinginan mulia itu, sebagai persembahan Kompas Gramedia bagi anak Indonesia. Mari kita dukung bersama. (totot, foto Sujari)

SANTIKA INDONESIA RAIH PENGHARGAAN

Satu lagi pencapaian diraih oleh Santika Indonesia Hotels and Resorts, kali ini diberikan oleh Markplus, Inc., konsultan profesional bidang pemasaran,...

Kembalikan Lagu Anak Indonesia!

UMN Pictures bersama Corporate Communications KG berkolaborasi memproduksi video animasi lagu anak “Aku Suka Membaca“, salah satu juara lomba...

OJEK LUSI UMN MENANGKAN MALANG FILM FESTIVAL 2018

Film dokumenter Ojek Lusi garapan mahasiswa prodi Film dan Televisi UMN memenangkan Malang Film Festival 2018 kategori Film Dokumenter Terbaik di Universitas...

NONTON BARENG VALUE PEOPLE: “AVENGERS INFINITY WAR“

Turut memeriahkan penayangan film terbaru seri Avengers yang sudah dinanti-nanti banyak penggemarnya, KG Value Card menyelenggarakan “Nonton Bareng...

OTOMOTIF AWARD 2018 ‘The Right Choice’

Untuk ke-11 kalinya Tabloid OTOMOTIF menggelar Otomotif Award, pada Rabu, 28 Maret, di Shangri-La Hotel Jakarta.

SUCI 8 MISSION IMPOSSI8LE

Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) KompasTV memasuki musim ke-8 setelah konsisten beregenerasi selama tujuh tahun tanpa jeda.

Gramedia Writers and Readers Forum 2018

Gramedia bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Komite Buku Nasional menyelenggarakan program inspiratif...

INDONESIA CONTENT MARKETING AWARDS 2018

Untuk pertama kalinya Grid Story Factory dan Grid Voice menggelar acara penganugerahan bagi para pelaku content marketing di Indonesia, Rabu, 11 April,...

PENGHARGAAN UNTUK MEDIA CETAK KG

Media-media cetak kita menerima penghargaan dari berbagai kategori pada perayaan Hari Pers Nasional yang diadakan di Ballroom Hotel Mercure Padang, Sumatera...

Peluncuran Kompas.id Tonggak Baru Harian "Kompas"

Pada Kamis, 8 Maret 2018, harian Kompas bisa dinikmati dalam portal berita bernama Kompas.id yang merupakan ekstensa jurnalisme harian Kompas. Aplikasi...
© 1963 - 2018  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia