EKSPEDISI CITARUM MENDAPATKAN MEDALI EMAS DALAM AJANG ASIAN DIGITAL MEDIA AWARDS 2011

Penghargaan internasional itu sangat membanggakan karena Ekspedisi Citarum yang dilakukan KOMPAS pada bulan Maret-April 2011 itu , mengalahkan Dow Jones Publishing Company Hongkong yang meraih perak serta The Age dan Sydney Morning Herald yang meraih perunggu. Ekspedisi Citarum merupakan kerja bareng antara KOMPAS cetak, KOMPAS TV, KOMPAS.- COM dan Penerbit Buku KOMPAS. Kegiatan ini bisa dianggap sebagai contoh nyata kerja sama yang sinergis. Ini merupakan ekspedisi ke-12 yang dilakukan.

Liputan Ekspedisi Citarum ini sekaligus dimuat di KOMPAS cetak, KOMPAS. com, KOMPAS video on demand, dan diceritakan secara lengkap dalam buku “Ekspedisi Citarum - Sejuta Pesona dan Persoalan“ yang diterbitkan oleh Penerbit Buku KOMPAS. Guna mendorong interaktivitas dengan pembacanya, juga diselenggarakan kuis yang berkaitan dengan Citarum melalui Facebook. Asian Digital Media Awards merupakan ajang kompetisi tahunan yang digelar WAN-IFRA, asosiasi surat kabar dunia, di Asia. Untuk kategori serupa, Ekspedisi Musi tahun 2010 meraih medali perak dari WAN-IFRA. Sementara dunia internasional memberi penghargaan pada hasil ekspedisi ini, dari dalam justru dirasa belum sempurna. Paling tidak, itulah yang dilontarkan salah seorang anggota tim, Ronny Aryanto Nugroho. “Ekspedisi ini membuat saya belajar tentang pentingnya perencanaan yang matang, komunikasi, rasa saling percaya kepada tim, serta leadership yang baik, seperti ekspedisi-ekspedisi KOMPAS sebelumnya, termasuk yang pernah saya ikuti sendiri yaitu Ekspedisi Lintas Timur Barat 2005 dan Ekspedisi Susur Selatan Jawa 2009, yang saya banggakan.

Semoga ekspedisi KOMPAS selanjutnya kembali baik dan lebih baik lagi,“ papar Ronny. Namun, seluruh anggota Tim Ekspedisi Citarum telah bekerja keras dengan masing- masing talentanya dan itu merupakan kemampuan maksimal yang mereka persembahkan.

CEO Kompas Gramedia Agung Adipresetyo selalu berpesan, “Jadilah pemenang dan bukan pencundang. Karena pecundang adalah pengecut!“ Maka, seluruh anggota tim sudah berusaha sebisa mungkin untuk menjadi pemenang secara bersama-sama. Tim berpencar untuk melakukan liputan, tergantung dari tema masing-masing. Ekspedisi berakhir dengan menaiki speed boat di laut Jawa, hingga masuk ke muara Citarum. Pekerjaan liputan untuk ekspedisi relatif lancar, namun cuaca yang benar-benar tidak bisa diprediksi.
Pada awalnya, cuaca benar-benar terang dan bersahabat, tetapi tiba-tiba hujan deras mengguyur disertai angin kencang, yang cukup membuat nyali penumpang speed boat menciut dibarengi rasa tegang saat mengitari hulu Danau Cirata. Untuk sampai ke tujuan di jembatan Raja Mandala pun sulit terwujud karena dihadang hamparan eceng gendok yang seolah sengaja “dianyam“ dan menutupi seluruh badan sungai.

Beruntung pemilik perahu, yang sudah amat berpengalaman, bisa meloloskan perahu di antara hamparan eceng gondok, dibantu para penduduk setempat. Keadaan cuaca yang sama dialami ketika menelusuri sungai ke arah muara di laut Jawa. Terkadang perahu terpaksa berhenti untuk menunggu cuaca yang lebih baik. Meski mengalami keadaan cuaca yang berubah-ubah, kondisi fisik dan stamina dari semua personil selalu terjaga dengan baik sehingga semuanya tetap sehat dan bersemangat.

Pojok Baca di Lapas

Kendati harus menjalani masa hukuman, bukan berarti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kehilangan hak untuk memperluas pengetahuan melalui literatur yang...

Kompasianival "Kolaborasi Generasi"

Kompasianival, ajang kopi darat terbesar blogger dan netizen di Indonesia, masuk penyelenggaraan tahun ke-7 dengan tema "Kolaborasi Generasi", Sabtu 21...

Dendang Kencana 2017

Program Dedang Kencana 2017 memahami peran penting guru seni musik bagi anak-anak TK dan SD. Serangkaian pelatihan Musik, Vokal, dan Gerak digelar di Jakarta,...

Kompas.id Kini Hadir bagi Anggota GarudaMiles

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berada di pesawat menuju suatu tempat. Salah satunya membaca bacaan favorit atau bahkan membaca berita dari...

VIK Kompas.com Raih Penghargaan

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produksi Kompas.com, berhasil meraih penghargaan "Best Website" kategori News/Entertaiment dalam ajang...

Ramenya 17-an Bareng Motion Radio

Bekerjasama dengan TransJakarta kembali dihadirkan “Nomaden Music Shelter Selebrasi 17A-an“. Digelar di Shelter Sarinah, Jakarta, jam 07.00...

#AkuBaca: Investasi Masa Depan

Membaca ibaratnya sudah menjadi fitrah manusia. Kompas Gramedia mengajak setiap individu Tanah Air untuk menyadari pentingnya membaca.

Ode Bulan Agustus #3: Bernyanyi Untuk Negeri

Mengutip kata Direktur Program Bentara Budaya Frans Sartono program tahunan Ode Bulan Agustus adalah semacam tujuhbelasan ala Bentara Budaya. Ode, atau...

Ulang Tahun Radio Sonora ke-45

Menginjak usia ke-45 tahun Radio Sonora mengadakan acara syukuran sederhana di Gedung Perintis Lt 5 Jl Kebahagiaan No.4-14 Krukut, Jakarta Barat. Meski...

GM Baru Santika Premiere Slipi Jakarta

Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta memiliki wajah baru dengan sentuhan warna berbeda dengan resminya General Manager baru, Guido Andriano.
© 1963 - 2017  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia