KOMPAS.COM, GANTI WAJAH DAN GANTI PEMILIK

Kompas.com sendiri hanya memberikan informasi singkat: “Nantikan 29 Mei 2013, Kompas.com“ melalui sejumlah papan reklame dan konten berita serta melalui aksi teatrikal unik yang digelar di beberapa area Jakarta seperti Jalan Sabang, Mal Central Park, Universitas Indonesia, Universitas Moestopo, dan lokasi car free day. Orang-orang, terutama para pembaca Kompas. com, semakin penasaran dibuatnya.

Pada hari yang dinanti itu, sore hingga malam digelar acara Marketing Gathering Kompas.com di Hall Senayan City, Jakarta. Seorang kawan dari majalah Intisari, Rusman Nurjaman, melalui pesan singkat bertanya serius kepada saya yang tengah menghadiri acara itu, “Wah sekarang Kompas.com sudah bukan milik KG ya?“ Belum saya balas dan ia kembali bertanya penasaran, “Sekarang milik siapa?“ Saya hanya tersenyum membacanya.  

Sejurus kemudian, kepada Rusman, saya hanya memantulkan penjelasan yang baru saja disampaikan CEO KG Agung Adiprasetyo dalam sambutannya pada acara tersebut. Beliau mengonfirmasi bahwa kabar Kompas.com berganti kepemilikan itu sama sekali tidak salah! “Memang benar mulai hari ini Kompas.com berubah pemiliknya,“ ujar Mas Agung. “Jadi siapa pemilik barunya? Siapa? Mulai malam ini Kompas.com berganti menjadi milik Anda semua!“ demikian Mas Agung menjawab rasa penasaran banyak orang. Seketika ruangan riuh oleh tepuk tangan audiens.

Cahaya lampu ruangan diredupkan, kemudian glowing stick dinyalakan oleh setiap audiens dipimpin oleh Mas Agung, membungkus suasana malam itu menjadi gemerlap dan eksotis. Konfirmasi yang disampaikan Mas Agung itu menandai dan mengukuhkan transformasi Kompas.com. Selain memberikan kepemilikan Kompas.com kepada semua pembaca, pada saat yang sama, Mas Agung juga meresmikan logo, slogan, tampilan, dan fitur baru Kompas.com yang juga diluncurkan dalam acara itu.

Acara ini sekaligus sebagai perayaan HUT ke-5 Kompas.com sejak reborn.  Apa artinya “Anda semua“ sebagai pemilik baru Kompas.com? Artinya, dalam desain barunya, Kompas.com menyediakan fitur Personalisasi, dimana pembaca dapat memilih dan mengatur berita-berita sesuai dengan minat dan ketertarikan masing-masing. Berita pilihan itu akan otomatis tayang di halaman muka setelah pembaca login ke akun Kompas.com. “Portal Kompas.com saat ini menjadi milik Anda semua karena mulai hari ini bisa dipersonalisasi sesuai konten yang diminati masing-masing pembaca sehingga seakan-akan Kompas.com menjadi milik Anda sendiri,“ ujar Edi Taslim, Director Group of Digital KG dan Wakil Direktur Kompas.com.

Dalam fitur personalisasi itu juga terdapat Interaksi, dimana para pembaca dapat melakukan berbagai aktivitas seperti: membuat status dan melengkapinya dengan foto/gambar, memilih berita favorit, melihat aktivitas pengguna/teman di Kompas.com, merekomendasikan/berbagi berita, membuat jaringan pertemanan (Following dan Follower), serta mengirimkan pesan ke teman.  Atas beragam aktivitas yang bisa dilakukan para pembaca di Kompas.com, disediakan pula Program Loyalitas sebagai bentuk apresiasi. Program ini memberikan ‘reward’ kepada pembaca yang login di Kompas.com dengan sistem pengumpulan poin. Poin tersebut didapat dari berbagai aktivitas pembaca seperti melakukan verifikasi profil, menulis atau menanggapi komentar artikel, baca atau klik artikel, mendapatkan Follower, Following akun lain, memfavoritkan artikel, headline/status, serta share atau menghubungkan akun Kompas. com dengan Social Media lain.

Semakin banyak aktivitas yang dilakukan pembaca, semakin banyak pula poin yang dikumpulkan. Dalam periode tertentu akan dilakukan pemberian hadiah terhadap para pemenang poin dengan hadiah utama berupa mobil. Selain itu, Kompas.com bekerjasama dengan Google DFP (Double Click For Publisher) untuk ads serving pemasangan iklan business partner Kompas.com. Dengan DFP, pemasang iklan (advetiser) bisa mendapatkan banyak kemudahan, seperti: memasang iklan atau mendapatkan data pemasangan iklannya berdasarkan geography (country) dan browser, dan adanya perhitungan (forecast) performance pemasangan iklan.  Transformasi Kompas.com juga dilengkapi dengan pembaruan konsep di kanal videonya. Kini di kanal video Kompas.com, para pembaca bisa menyaksikan beragam program terutama program unggulan Kompas TV dengan pilihan resolusi yang dapat mereka atur sendiri tanpa mengurangi kualitas video.

Di kanal ini, advetiser juga dapat memasang iklan dalam berbagai format: pre-roll, overlay, companion, dll. Transformasi ini sungguh menyajikan keberagaman pilihan menarik kepada para pembaca Kompas.com. Makna kemerdekaan dalam keberagaman yang dimiliki pembaca itu juga diaplikasikan dalam logo dan slogan baru Kompas.com.

Logo barunya digambarkan dalam bentuk kompas berwarna-warni dengan direction 360 derajat.  Dengan memuat nilai keberagaman dan tidak sekadar mendasarkan pada satu arahan (direction), maka slogan baru Kompas.com kini bergaung menjadi ‘Rayakan Perbedaan’. “Transformasi Kompas.com diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat. Kami mengajak semua pembaca untuk mengeksplorasi Kompas.com yang baru dan login ke akun masing-masing. Mari kita rayakan perbedaan!“ pesan Edi Taslim.

Wajah Baru Harian KOMPAS

Rabu 3 Januari 2018, bertepatan dengan penerbitan edisi ke-17.731, Kompas kembali meredesain wajahnya. Perubahan wajah Kompas yang mengandalkan center...

Volunteer Hebat KG English Club

KG English Club adalah salah satu program CSR Kompas Gramedia di bidang pendidikan bekerja sama dengan ELTI. Karyawan KG Jakarta diajak bergabung menjadi...

VCBL: KG Digital Networks

Kamis, 2 November, Kompas Gramedia melahirkan VCBL: Kompas Gramedia Digital Networks pada acara Digital Jamming 2017 di Hotel Century Park Senayan, Jakarta....

VIK Kompas.com Raih Asian Digital Awards

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produk Kompas.com, kembali mendapat penghargaan internasional. Kali ini penghargaan datang dari ajang...

Borobudur Marathon 2017

Bagi para penggemar olahraga lari, ajang lomba lari tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ajang kumpul bersama komunitaskomunitas lari dari berbagai daerah....

Pojok Baca di Lapas

Kendati harus menjalani masa hukuman, bukan berarti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kehilangan hak untuk memperluas pengetahuan melalui literatur yang...

Kompasianival "Kolaborasi Generasi"

Kompasianival, ajang kopi darat terbesar blogger dan netizen di Indonesia, masuk penyelenggaraan tahun ke-7 dengan tema "Kolaborasi Generasi", Sabtu 21...

Dendang Kencana 2017

Program Dedang Kencana 2017 memahami peran penting guru seni musik bagi anak-anak TK dan SD. Serangkaian pelatihan Musik, Vokal, dan Gerak digelar di Jakarta,...

Kompas.id Kini Hadir bagi Anggota GarudaMiles

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berada di pesawat menuju suatu tempat. Salah satunya membaca bacaan favorit atau bahkan membaca berita dari...

VIK Kompas.com Raih Penghargaan

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produksi Kompas.com, berhasil meraih penghargaan "Best Website" kategori News/Entertaiment dalam ajang...
© 1963 - 2018  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia