KOMPAS.COM RAIH PENGHARGAAN ADIWARTA SAMPOERNA

Penghargaan ini diberikan untuk artikel olahraga berjudul Regenerasi Tidak Bisa Dipaksakan, yang ditulis oleh A. Tjahjo Sasongko. Tulisan ini terpilih dari tiga tulisan nominasi yang masuk ke babak final kategori liputan investigatif bidang olahraga. Satu tulisan lainnya, Di Sini Kita Bukan Serumpun, juga masuk final untuk kategori serupa.

Dalam penyelenggaraannya yang keempat, ajang penghargaan jurnalistik Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) mencatat peningkatan, baik dari segi jumlah peserta maupun kualitas. Persaingan ketat terjadi antara jumlah peserta dari media nasional dan lokal. Dari total 112 media peserta, 52 peserta merupakan media lokal yang didominasi media cetak.

Para peserta mengikuti lomba dengan kategori liputan investigatif, kemanusiaan, dan foto berita untuk media cetak dan online, serta media televisi meliputi kategori liputan investigatif dan dokumenter. Sementara juri yang menilai karya mereka terdiri dari pakar di bidang masing-masing ataupun bidang jurnalistik seperti Effendi Gazali, Stanley Adi Prasetyo, Indria Samego, Arswendo Atmowiloto, Seno Gumira Ajidarma, Abdullah Alamudi, Adrianus Meliala, dan Marselli Sumarno.

Dalam pengumuman dan penganugerahan pemenang AAS 2009 di XXI Ballroom Djakarta Theater, Kamis 3 Desember yang lalu, Direktur Komunikasi PT HM Sampoerna Tbk Niken Rahmad membenarkan adanya peningkatan kuantitas dan sebaran peserta. "Banyak media daerah yang sudah percaya diri untuk mengikutsertakan karyanya dalam ajang lomba yang bergengsi ini," kata Niken.

Tahun ini, media dengan peserta terbanyak adalah Femina dengan 17 peserta, diikuti oleh Kompas dengan 16 peserta, Gatra dengan 11 peserta, dan Vivanews.com dengan 10 peserta. Pada tahun ini pula diberikan Penghargaan Herawati Diah bagi jurnalis wanita berbakat yang dimenangkan oleh Dewi Kurniawati dari Jakarta Globe serta Jurnalis Muda Berbakat AAS yang diberikan kepada Aan Haryono dari Harian Seputar Indonesia Jatim.
Menurut Effendi Gazali, keberhasilan jurnalis di dunia media yang sekarang sudah semakin "sempit" ini adalah bila berhasil menghasilkan sesuatu yang unik dan tidak sama dengan jurnalis lain. Keunikan inilah yang, menurut Effendi, berpeluang untuk menggelindingkan suatu perubahan. "Lihat saja fenomena cicak versus buaya yang diangkat media dan kemudian ternyata berdampak besar," kata pakar komunikasi FISIP UI ini.

Wajah Baru Harian KOMPAS

Rabu 3 Januari 2018, bertepatan dengan penerbitan edisi ke-17.731, Kompas kembali meredesain wajahnya. Perubahan wajah Kompas yang mengandalkan center...

Volunteer Hebat KG English Club

KG English Club adalah salah satu program CSR Kompas Gramedia di bidang pendidikan bekerja sama dengan ELTI. Karyawan KG Jakarta diajak bergabung menjadi...

VCBL: KG Digital Networks

Kamis, 2 November, Kompas Gramedia melahirkan VCBL: Kompas Gramedia Digital Networks pada acara Digital Jamming 2017 di Hotel Century Park Senayan, Jakarta....

VIK Kompas.com Raih Asian Digital Awards

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produk Kompas.com, kembali mendapat penghargaan internasional. Kali ini penghargaan datang dari ajang...

Borobudur Marathon 2017

Bagi para penggemar olahraga lari, ajang lomba lari tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ajang kumpul bersama komunitaskomunitas lari dari berbagai daerah....

Pojok Baca di Lapas

Kendati harus menjalani masa hukuman, bukan berarti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kehilangan hak untuk memperluas pengetahuan melalui literatur yang...

Kompasianival "Kolaborasi Generasi"

Kompasianival, ajang kopi darat terbesar blogger dan netizen di Indonesia, masuk penyelenggaraan tahun ke-7 dengan tema "Kolaborasi Generasi", Sabtu 21...

Dendang Kencana 2017

Program Dedang Kencana 2017 memahami peran penting guru seni musik bagi anak-anak TK dan SD. Serangkaian pelatihan Musik, Vokal, dan Gerak digelar di Jakarta,...

Kompas.id Kini Hadir bagi Anggota GarudaMiles

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berada di pesawat menuju suatu tempat. Salah satunya membaca bacaan favorit atau bahkan membaca berita dari...

VIK Kompas.com Raih Penghargaan

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produksi Kompas.com, berhasil meraih penghargaan "Best Website" kategori News/Entertaiment dalam ajang...
© 1963 - 2018  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia