LIMA PULUH TAHUN KOMPAS GRAMEDIA

Apakah ciri-ciri perusahaan yang sudah lama berdiri? Dari sisi kekuatan, perusahaan yang sudah lama berdiri, biasanya dan juga sekaligus seharusnya, memiliki “brand value“ yang kuat. Khalayak pasti sudah memiliki citra tertentu terhadap perusahaan yang sudah lama berkiprah. Konservatifkah, lincahkah, bisa dipercayakah, baikkah, jahatkah, dan mungkin sederet citra lainnya. Citra ini telah ditanam bertahun-tahun, sampai-sampai khalayak paham ke mana arah sebuah perusahaan dibawa.

Kekuatan lain yang dimiliki perusahaan lama adalah sistem yang relatif sudah berjalan. Kultur sudah terbentuk dengan sendirinya. Karyawan mempunyai persepsi yang kurang lebih sama terhadap perusahaannya: enakkah, santaikah, atau mungkin culaskah, kejamkah? Oleh karena itu, karyawan yang ada di dalamnya pun relatif akan mempunyai sikap dan sifat yang kurang lebih sama dengan kultur yang dibawa dalam sebuah perusahaan. Kalau perusahaan bergerak relatif lambat, maka karyawan yang mempunyai inklinasi ingin serba cepat, instan, segera, pasti tidak akan merasa perusahaan ini cocok buat mereka.

Karyawan yang sudah bertahun-tahun bekerja pada sebuah perusahaan yang sudah lama berdiri juga relatif sudah berpengalaman. Dia mestinya sudah mengerti luar kepala apa yang harus dikerjakan, mana yang dianggap benar dan mana yang dianggap salah berdasarkan kebiasaan selama ini.

Dari sisi lain, perusahaan lama biasanya mengalami sindrom “gajah bengkak“. Organisasi yang berlapis-lapis. Semua orang dimasukkan dalam jenjang dan struktur organisasi yang diatur sedemikian rupa, sehingga bisa-bisa organisasi menjadi tidak lincah bergerak. Penguasa unit dengan seluruh pandangan dan kebiasaannya belum tentu menjadi penggerak roda yang berjalan dengan sinkron. Inovasi mungkin ada, tetapi jenjang-jenjang dalam struktur organisasi tetap harus dipatuhi tata cara dan sopan santunnya. Akibatnya, birokrasi juga menjadi persoalan lambatnya pengambilan keputusan. Organisasi yang besar ini juga bisa menjadi “tempat bersembunyi“ bagi karyawan-karyawan yang malas dan kurang berprestasi. Tidak mudah membedakan antara hasil kerja yang sebenarnya dengan hasil kerja karena kepintaran bicara.

Karena sudah lama berdiri, karyawan juga bisa jadi sudah “capai“, sehingga hasil karyanya pun menjadi tidak “wow“ lagi. “Begini saja cukup! Kan banyak juga teman lain yang cuma begini-begini aja!“ Mungkin begitu pandangan sebagian karyawan. Di perusahaan lama juga biasanya hidup politik kantor tertentu. Bagaimana model survival setiap orang, bagaimana cara seseorang mencari celah naik ke atas, mana yang dianggap lawan dan mana yang dianggap kawan sudah terbentuk. Akibatnya, politik kantor ini seringkali menjadi persoalan bagi terbentuknya tim yang solid, kuat, dan tangguh.

Tahun 2013 ini, “Sang Pemula“ Majalah INTISARI genap berusia lima puluh tahun. Ulang tahun majalah INTISARI ini juga dijadikan momentum bagi peringatan lima puluh tahun berdirinya Kompas Gramedia. Menjadi isu besar bagi perusahaan ini adalah bagaimana bertahan paling sedikit lima puluh tahun ke depan. Ada banyak contoh perusahaan yang runtuh bukan terutama karena kalah bersaing, namun karena tak berhasil menyelesaikan urusan tetek bengek yang ada di dalam perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu, momentum ini juga seharusnya menjadi pengingat bagi setiap orang yang ingin menyandarkan hidupnya pada lembaga ini.

Lima puluh tahun pertama bukan berarti tugas selesai, lalu menjadi waktu untuk mulai “menikmati hidup“. Karena sejatinya perubahan lapangan yang kita hadapi justru menuntut sebaliknya. Perubahan pola demografi dan perubahan arah industri menjadi tantangan utama yang harus disikapi dengan hati-hati, dengan baik dan benar. Sehingga semua orang, hari ini juga, harus merapatkan barisan, bekerja dengan cerdas dan cermat, berkoordinasi untuk menggalang dan mendorong terakumulasinya kekuatan kelompok kita ini.

Jika kita sanggup untuk senantiasa bergandengan tangan, bahu membahu menyelesaikan persoalan dan mengatasi semua kelemahan, terus menerus mendorong inovasi dan kreativitas diri, mudah-mudahan perusahaan ini masih tetap bisa menjadi tempat kelangsungan hidup kita dan keluarga kita selanjutnya.

Mungkin, tak perlu meminta orang lain melakukan pekerjaan dengan baik dan benar. Jangan-jangan lebih baik dimulai dari kita sendiri. Ketika setiap orang memiliki kesadaran untuk melakukan pekerjaan, tugas, dan tanggung jawab diri sendiri dengan maksimal, dengan baik dan benar, maka langkah ini saja sudah menjadi sumbangan besar bagi keberlangsungan lembaga ini, lima puluh tahun kedepan.

Selamat ulang tahun INTISARI, selamat ulang tahun KOMPAS GRAMEDIA. (Agung Adiprasetyo)

Pojok Baca di Lapas

Kendati harus menjalani masa hukuman, bukan berarti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kehilangan hak untuk memperluas pengetahuan melalui literatur yang...

Kompasianival "Kolaborasi Generasi"

Kompasianival, ajang kopi darat terbesar blogger dan netizen di Indonesia, masuk penyelenggaraan tahun ke-7 dengan tema "Kolaborasi Generasi", Sabtu 21...

Dendang Kencana 2017

Program Dedang Kencana 2017 memahami peran penting guru seni musik bagi anak-anak TK dan SD. Serangkaian pelatihan Musik, Vokal, dan Gerak digelar di Jakarta,...

Kompas.id Kini Hadir bagi Anggota GarudaMiles

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berada di pesawat menuju suatu tempat. Salah satunya membaca bacaan favorit atau bahkan membaca berita dari...

VIK Kompas.com Raih Penghargaan

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produksi Kompas.com, berhasil meraih penghargaan "Best Website" kategori News/Entertaiment dalam ajang...

Ramenya 17-an Bareng Motion Radio

Bekerjasama dengan TransJakarta kembali dihadirkan “Nomaden Music Shelter Selebrasi 17A-an“. Digelar di Shelter Sarinah, Jakarta, jam 07.00...

#AkuBaca: Investasi Masa Depan

Membaca ibaratnya sudah menjadi fitrah manusia. Kompas Gramedia mengajak setiap individu Tanah Air untuk menyadari pentingnya membaca.

Ode Bulan Agustus #3: Bernyanyi Untuk Negeri

Mengutip kata Direktur Program Bentara Budaya Frans Sartono program tahunan Ode Bulan Agustus adalah semacam tujuhbelasan ala Bentara Budaya. Ode, atau...

Ulang Tahun Radio Sonora ke-45

Menginjak usia ke-45 tahun Radio Sonora mengadakan acara syukuran sederhana di Gedung Perintis Lt 5 Jl Kebahagiaan No.4-14 Krukut, Jakarta Barat. Meski...

GM Baru Santika Premiere Slipi Jakarta

Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta memiliki wajah baru dengan sentuhan warna berbeda dengan resminya General Manager baru, Guido Andriano.
© 1963 - 2017  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia